Satelit Kedua Neptunus Ditemukan

PADA 1 Mei 1949, astronom AS kelahiran Belanda, Gerard Kuiper, menemukan Nereid, satelit kedua Neptunus. Nereid merupakan satelit terluar dan ketiga terbesar dari satelit satelit Neptunus yang di ketahui.

Orbit rata-ratanya berkisar 5.513.400 kilometer dan memiliki garis tengah 340 kilometer.
Orbit Nereid memiliki eksentrisitas atau tingkat melenceng yang paling tinggi dari semua planet atau satelit yang terdapat dalam Tata Surya. Jaraknya terhadap Neptunus bervariasi antara 1.353.600 kilometer yang terdekat hingga 9.623.700 yang terjauh.
Keganjilan tersebut memunculkan dugaan bahwa Nereid adalah asteroid atau obyek Sabuk Kuiper yang terjebak dan menjadi satelit Neptunus.

Nama "nereid" diambil dari mitologi Yunani, yaitu makhluk-makhluk halus yang mendiami Laut Tengah yang merupakan anak perempuan kelima puluh Nereus dan Doris.
Selain Nereid, Kuiper menemukan satelit Uranus yang disebut Miranda, dan menemukan atmosfer di satelit Saturnus yang disebut titan.

0 komentar:

 
Green Opening © 2013 | Designed by Green Opening